IDAHO adalah International Day Against Homophobia and Transphobia atau Hari Menolak Homophobia dan Transphobia. IDAHO tiap tahunnya diselenggarakan pada tanggal 17 Mei. #IDAHO2014 merupakan suatu kesempatan untuk dapat melawan stigma & diskriminasi pada LGBT di seluruh Dunia termasuk Indonesia.
Ini bukanlah suatu perayaan individu/kelompok, namun merupakan perayaan bersama Untuk melawan Stigma & Diskriminasi. Hari ini diperingati bersama dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan hak-hak LGBT sebagai manusia dan mengingatkan kembali kepada semua orang, bahwa selama ini banyak sekali terjadi pelanggaran HAM kepada LGBT yang dilakukan oleh begitu banyak pihak, unsur masyarakat.
Kampanye selama setahun yang memuncak dalam International Day Against Homophobia yang pertama pada 17 Mei 17 2005. 24,000 Orang terlibat aktif, juga ikut Serta banyak organisasi yang Fokus pada isu LGBTIQ. kegiatan Kampanye IDAHO ini berlangsung di banyak negara, termasuk LGBT events pertama di Congo, China, and Bulgaria. Di tahun 2009 transphobia (Kekerasan dan Diskriminasi pada Transgender) dimasukan menjadi bagian dari kampanye.
Pada 2012 , beberapa negara telah mengeluarkan undang-undang di tingkat federal yang meliputi pengakuan hukum penuh untuk LGBT pasangan seperti perkawinan, adopsi, warisan, dan hak asuransi, meskipun upaya dari gerakan 17 Mei. Namun, Beberapa negara juga terus mengkriminalisasi homoseksualitas atau identitas transgender dan menganiaya orang-orang LGBT, dan kekerasan tersebut terus berlanjut. LGBT di negara-negara ini mungkin rentan terhadap kekerasan negara atau kejahatan kemanusiaan dan organisasi LGBT atau gerakan mungkin rentan terhadap pelecehan yang disponsori negara.
Sebuah laporan yang dikeluarkan ILGA untuk International Day Against Homophobia dan Transphobia pada tahun 2009 menegaskan bahwa 76 negara masih menganggap hubungan sesama jenis ilegal. Di tujuh negara tersebut, tindakan homoseksual dapat dihukum mati. Di hampir semua negara, hukum transphobic membatasi kebebasan untuk bertindak dengan cara yang tidak sesuai dengan peran dan harapan yang secara kultural ditentukan berdasarkan jenis kelamin seseorang saat lahir. Sangat dilematis dan menyedihkan. Lalu apa yang bisa kita lakukan sebagai sesama manusia yang sama punya hak untuk hidup di masyarakat?
Untuk memberikan dukungan kepadateman teman dan sahabat kita, ada banyak hal Positif dan sederhana yang bisa kita lakukan untuk memberikan support kepada Sahabat LGBTIQ. Contohnya :
1. Tidak memandang Waria dan Gay Sebagai Penyakit sosial
2. Tidak menjadikan Waria dan Gay sebagai bahan olok olokan, baik di Masyarakat maupun di Media Massa
3. Menghargai Keberagaman Identitas Seksual yang beragam di Indonesia
1. Tidak memandang Waria dan Gay Sebagai Penyakit sosial
2. Tidak menjadikan Waria dan Gay sebagai bahan olok olokan, baik di Masyarakat maupun di Media Massa
3. Menghargai Keberagaman Identitas Seksual yang beragam di Indonesia
3 hal simple tersebut bisa kita lakukan untuk menghargai teman2 LGBTIQ yg juga bagian dari Masyarakat Indonesia. Semangat IDAHO di Indonesia Juga dirasakan oleh ODHA di banyak Organisasi di seluruh wilayah di Indonesia.
source: http://ow.ly/wmnOT
mantap
ReplyDeletecerita seru sehat aqua